Tampilkan postingan dengan label Keteknikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keteknikan. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Maret 2014
Jumat, 22 Juni 2012
Konsep Dasar Kestabilan Sistem
Kestabilan suatu peralatan atau sistem secara umum dapat didefenisikan sebagai probabilitas suatu alat atau sistem untuk menyelenggarakan tujuannya secara cukup untuk periode waktu tertentu dan kondisi operasi tertentu ".
Dari defenisi diatas untuk melakukan analisa kestabilan terhadap keandalan suatu system maka terdapat empat unsur yang penting di analisa.
Ø Probabilitas
Ø Kecukupan performance
Ø Waktu
Ø Kondisi operasi
Untuk kepentingan konsumen dalam penyaluran listrik yang handal, factor utama yang dijadikan tolok ukur adalah frekuensi dari gangguan, durasi dari tiap gangguan dan harga suatu tempat konsumen atas suplay listrik pada saat suplay tidak tersedia.
Faktor yang Mempengaruhi Keandalan Sistem Distribusi
Keandalan sebuah sistem distribusi pada dasarnya ditentukan oleh hal‑hal sebagai berikut :
Ø Konfigurasi dari sistem distribusi
Ø Keandalan masing – masing komponen yang menyusun sistem distribusi tersebut.
Ø Pengaturan operasi saluran distribusi
keandalan dari masing ‑ masing komponen distribusi tersebut dapat dilihat dari kegagalan yang terjadi dari komponen itu sendiri. Terjadinya kegagalan komponen distribusi dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang antara lain.
- Faktor dalam yaitu kegagalan yang terjadi karena kondisi komponen itu sendiri seperti sambungan kabel yang tidak sernpurna, isolasi buruk dan lain‑lain.
- Faktor luar : yaitu kegagalan yang terjadi diluar seperti tingginya kelembaban pada gardu, pencemaran udara, dan lain‑lain.
Resistansi dan Suhu Logam
Koefisien resistansi dan
suhu logam yang dipakai pada kontruksi kabel
|
Bahan
|
Resistivitas
(ρ20).10-8
Ω.m
pada 20°C
|
Koefisien
temperatur (α20).10-3
Per K
pada 20°C
|
|
Penghantar
Tembaga
Aluminium
Sheath dan armor
Campuran logan
Baja
Perunggu
Baja tahan
karat
Aluminium
|
1,7241
2,8264
21,4
13,8
3,5
70
2,84
|
3,93
4,03
4,0
4,5
3,0
Sepele
4,03
|
Sabtu, 07 April 2012
Optimasi Sistem Tenaga Listrik
Data Pembangkit
Termal dan bahan bakar yang digunakan:
Harga HSD/liter = Rp 4500,-, MFO = Rp4300/Liter
No
|
Unit Pembangkit
|
Daya
|
Range Output
|
|
1
|
PLTU 2
|
12,5
|
MW
|
3 ≤ P1 ≤ 9
|
2
|
PLTG Westcan
|
14,5
|
MW
|
4 ≤ P2 ≤ 12
|
3
|
PLTG Alstom 2
|
20,1
|
MW
|
4 ≤ P3 ≤ 15
|
4
|
PLTD Mitsubishi-1
|
12,6
|
MW
|
3 ≤ P4 ≤ 9
|
5
|
PLTD Mitsubishi-2
|
12,6
|
MW
|
3 ≤ P5 ≤ 9
|
6
|
PLTD SWD-1
|
12,4
|
MW
|
4 ≤ P6 ≤ 12
|
7
|
PLTD SWD-2
|
12,4
|
MW
|
4 ≤ P7 ≤ 12
|
8
|
PLTG GET-1
|
33,4
|
MW
|
10 ≤ P8 ≤ 30
|
9
|
PLTG GET-2
|
33,4
|
MW
|
10 ≤ P9 ≤ 30
|
v Persamaan Karakteristik
Input-Output Pembangkit (Hi-Liter/jam)
Persamaan
karakteristik ini dapat diketahui dari nilai ai,bi,gi yang diperoleh dari bantuan program plot matlab.
Senin, 05 Maret 2012
Pengendalian Motor DC
Pengendalian Kecepatan Motor
Akan menjadi jelas bahwa
faktor – faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan motor, jika persamaan untuk
GGL lawan digabungkan dengan persamaan motor fundamental, maka hasilnya adalah
:
Persamaan tersebut diatas
merupakan persamaan kecepatan motor. Dari persamaan tersebut dapat dilihat
bahwa kecepatan motor n bergantung pada empat variabel yaitu :
Selasa, 22 November 2011
Jenis-Jenis Pemeliharaan Peralatan Listrik Tegangan Tinggi
Dalam pemeliharaan peralatan listrik tegangan tinggi
kita membedakan antara pemeriksaan / monitoring (melihat, mencatat, meraba
serta mendengar) dalam keadaan operasi dan memelihara (kalibrasi / pengujian,
koreksi / resetting serta memperbaiki / membersihkan ) dalam keadaan
padam. Pemeriksaan atau monitoring dapat dilaksanakan oleh operator atau
petugas patrol setiap hari dengan sistem check list atau catatan saja.
Sedangkan pemeliharaan harus dilaksanakan oleh regu pemeliharaan.
Senin, 14 November 2011
KONSEP DASAR KESTABILAN SISTEM TENAGA LISTRIK
Kestabilan
suatu peralatan atau sistem secara umum dapat didefenisikan sebagai
probabilitas suatu alat atau sistem untuk menyelenggarakan tujuannya secara
cukup untuk periode waktu tertentu dan kondisi operasi tertentu ".
Rabu, 26 Oktober 2011
Pembangkit Listrik Tenaga Gas – Uap
Pembangkit PLTGU adalah suatu pembangkit Tenaga Listrik yang sifatnya Cogeneration. Cogeneration adalah cara operasi bersama antara PLTG dan PLTU yang mana PLTU memanfaatkan gas buang dari PLTG untuk memanaskan feedwater pada boiler PLTU.
Langganan:
Postingan (Atom)

